Apa yang kamu lakukan sesudah lulus kuliah?

lulus kuliah

Sudah setahun lebih semenjak dinyatakan lulus dari universitas yang baru saja melakukan transisi pada tahun 2014. Lulus menjadi sarjana merupakan hal yang paling diidam”kan oleh seorang mahasiswa. Banyak yang mengatakan ingin cepat-cepat lulus agar bisa hidup tanpa disokong keuangan dari orang tua, entah ingin menjadi enterpreneur, pegawai kantoran, atau pengajar sekalipun. Ada yang sudah memiliki rencana setelah lulus ingin itu ingin ini, pengen liburan ke sana dulu, pengen belajar ini dulu, baru mencari pekerjaan atau membuat pekerjaan – hidup bebas dulu sementara.

Lulus yaa.. Hmmm…

Lulus merupakan kata sakral yang kerap kali ditanyakan oleh orang tua, kerabat, saudara maupun pacar. Angkatan berapa sekarang? Sudah lulus? Kapan mau lulus? Sudah molor lho tahunnya? Emank ngga mau lulus? . Jikalau sudah lulus, berbagai pertanyaan mainstream pun lanjut. Mau kerja dimana? Sudah ngelamar kemana aja? Gimana kerjanya? Mau bikin usaha sendiri, yakin? . Nah pertanyaan mainstream itu akan terus berlanjut sesuai dengan tingkatannya. Continue reading

Badak Sambel Makanan Khas SMA 3 Semarang

Suatu hari ketika makan siang di kantor. Tetiba hidangan yang disajikan adalah sekumpulan kawanan bakwan, sayur yang telah direbus (untuk pecel), dan sambel kacang. Seketika itu juga mengingatkan akan makanan khas SMA 3 Semarang – badak sambel.

Apa itu Badak Sambel?

Continue reading

Keterkaitan Lupa dengan Memori Otak

otakTulisan ini merupakan hasil rasa penasaran saya terhadap bagaimana orang bisa lupa terhadap sesuatu padahal dia telah melihatnya, atau melihat dengan mendengar, atau melihat mendengar dan merasakannya. Rasa penasaran saya ini bertambah ketika setelah menonton film Limitless. Intinya di film itu ketika dia minum obat dari temennya otaknya jadi encer – bukan encer jadi air lho yaa haha, seolah-olah dia tahu segala hal. Padahal informasi yang didapat dari apa yang dia lihat, rasakan, dengarkan, pokoknya melalui indera peraba dikumpulkan diolah kemudian disimpan dalam long-term memories. Bahkan informasi yang sebelumnya dia lupa bisa ditrigger kembali sehingga dia ingat. Dari sini saya melihat sesuatu yang menarik. Jadi yang sebenarnya kita rasakan dengan semua indera peraba maupun salah satu indera peraba kita pasti tersimpan dalam memori otak kita.

Continue reading

Mengapa Harus Mengeluh ?

Mengeluh

12 Desember 2013, bentar lagi tahun baru yah.. hehe. Ups.. Bukan itu sih maksudnya. Malam ini mungkin gw dapet suatu pemikiran yang unik. Yaahh malam ini gw bersama rekan-rekan SISFOTIME 2013 berkunjung ke Panti Asuhan Amanah. Di sini dapet banyak cerita, dapet banyak pelajaran yang gw ambil. Ngeliat anak” kecil yang masih sekolah yang pastinya punya mimpi masing” untuk diwujudkan. Temen temen pasti punya kan? hehe. Mimpi mereka pun macam” ada yang ingin jadi ahli di bidang otomotif, ada yang ingin ahli di bidang gambar teknik dan masih banyak lagi. Mereka belum tahu bagaimana nanti ke depannya, yang jelas mereka berusaha untuk semaksimal mungkin dengan apa yang ada sekarang tanpa banyak MENGELUH. How about you?

Mengeluh, mendengar kata mengeluh pasti semua pernah mengalaminya termasuk gw. Mengeluhkan akan masalah yang dihadapi, mengeluhkan akan apa yang dimiliki, mengeluh akan apa yang terjadi. Semua hal yang dikeluhkan ditumpahkan kepada siapa? Yah (mungkin) kepada orang tua, kepada sahabat dekat, atau kepada pacar. Mungkin setelah bercerita kepada orang-orang tersebut beberapa mendapat saran-saran yang dapat menjadi solusi dan beberapa mungkin hanya sebagai pendengar keluh kesah yang setia. Pernah ngga berpikir bahwa sekali kita mengeluh berarti menambah satu beban dalam pikiran kita? Coba kalau setiap hari mengeluh, bisa dibayangkan ada berapa banyak yang muter” di dalam otak ini. Hehe…

Sebenarnya dengan mengeluh apakah apa yang dikeluhkan itu ketemu jawabannya? Gw pribadi jawab ngga. Mengeluh ngga akan menyelesaikan masalah.

“Tempat mengeluh paling baik ya Allah SWT.”

Kata kata itu keluar dari salah satu sahabat terbaik gw dan selalu gw ingat sampai sekarang. Memohon petunjuk-Nya atas problema yang sedang dihadapi.  Tapi bukan semata-mata memohon agar turun suatu solusi untuk menyelesaikan hal tersebut. Lebih ke pemikiran mengapa bisa mengeluh dengan hal seperti ini? mengapa hal ini bisa terjadi? bagaimana menyelesaikan hal tersebut? apa hikmah dibalik hal tersebut? Kalau ngomongin kek gini, jadi kepikiran hukum sebab akibat. Hehe.

Dengan menyelesaikan suatu permasalahan yang dihadapi tanpa mengeluh itu memberikan dampak positif kepada diri maupun orang sekitarnya. Karena dengan mengeluh biasanya cenderung tidak bisa berpikir positif untuk mengurai permasalahan hingga dapat menarik kesimpulan. Dan gw pribadi sudah nyobain. hehehe. Kalau dibalikin lagi ya kembali ke kata bersyukur, bersyukur masih diberikan permasalahan kecil maupun besar, bersyukur dapat menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, bersyukur masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Jadi, apapun yang dihadapi di depan maupun belakang #opotoh sebisa mungkin untuk tidak mengeluhkan hal tersebut, diuraikan dulu dari hal yang paling kecil hingga nantinya pasti ketemu kepada inti yang sedang dihadapi, dan dengan begitu secara tidak langsung juga belajar bersyukur. Eh ada tambahan lagi, kalau suka baca”, sebaiknya baca Buku La Tahzan, konten yang dibahas ya mirip” dengan ini. So, mengapa harus mengeluh?

Salam hangat, masbobsmiling

Lari pagi di Kampus ITB

Bandung – Minggu pagi kemaren tanggal 11 November 2013 ada sebuah event kompetisi lari yang diadakan oleh sekolah SBM ITB, sbmfunrun. Oke, acara dimulai sekitar pukul 06.45 yang dihadiri dari berbagai kalangan dan komunitas. Komunitas Indorunner juga turut hadir untuk memeriahkan acara ini. Gue ikut event ini pun tujuannya yaa cuman pengen tau masih kuat lari ngga dengan jarak 5km. Ya awalnya emank pesimis, soalnya udah jarang lari, udah jarang maen futsal. Hahahaha.

Pagi buta, gue ditelpon masbro (Dani), takut ngga kebangun euy. Untungnya masih bisa melek. hehe. Sehabis sholat shubuh, siap”, kita cuss dari kampus tercinta jam 5 lebih dikit, ngga tau pasnya bro. Di jalan gue ketemu sama Husein and the gank, agung dan siapa lupa namanya. haha. Kita kenal juga dari Tel_U Runner, yang barusan dibentuk oleh masbro atas mandat dari pak Fauzan. Back to topik, Sampai di ITB jam stgh 6, kemudian siap” buat lari, eh ketemu pak Ferdian dan temen gue satu lagi, mas Agus. Ternyata nunggu dan nunggu akhirnya funrun dimulai jam sekitar pukul 06.50. Ya panitia nya mau persiapan dulu. Barisan terdepan diisi oleh orang orang yang berambisi buat jadi juara. Kalo gue mah yang penting nyampe garis finish. hoho. Continue reading